img
asatunews
SEKILAS JAKARTA
  • Presiden AS Barack Obama memesan Nasi Goreng di restoran Bali langsung dari Amerika
  • Menurut United Stated Trade Representatives, 25% obat yang beredar di Indonesia adalah palsu.
  • Menurut peneliti di Detroit, orang yang selalu tersenyum lebar cenderung hidup lebih lama.
  • WHO merilis, 30 persen anak-anak di dunia kecanduan menonton televisi dan bermain komputer.
  • Anak yang mengalami gangguan tidur, cenderung memakai obat2an dan alkohol berlebih saat dewasa.
Senin, 20 Januari 2014 - 19:29:03 WIB

pembangunan sodetan Ciliwung-Cisadane disetujui Jokowi lega

Penulis : rizal
Kategori: Liputan Jakarta - Dibaca: 1098 kali

Liputan Jakarta.Com - Rencana Pemprov DKI Jakarta untuk membangun sodetan Ciliwung dan Cisadane akan terealisasi dalam waktu dekat. Pasalnya Walikota Tangerang telah menyetujui rencana yang bertujuan untuk mengurangi jumlah volume air yang masuk ke Jakarta itu.

Persetujuan ini yang akhirnya membuat Gubernur DKI Joko Widodo dapat bernafas lega. Dalam waktu dekat, Jokowi, demikian Joko Widodo biasa disapa, akan langsung berkoordinasi dengan bupati maupun Walikota Tangerang terkait rencana tersebut.

"Ini rapat yang terakhir dan hasilnya sangat bagus. Program penanganan banjir (sodetan) tersebut akan mengurangi volume air yang masuk ke Jakarta sekitar 40 persen," kata Jokowi usai rapat pembahasan penanganan banjir di Katulampa, Bogor, Senin (20/1/2014). Seperti dikutip dari inilah.com

Soal pembuatan sodetan Ciliwung-Cisadane, lanjut Jokowi, pihak Kementerian PU dan daerah terkait sepakat mengubah desainnya, dari semula terbuka menjadi tertutup. Hal itu dilakukan agar pemerintah tidak terlalu banyak membebaskan lahan di sepanjang sodetan itu.

"Panjang terowongannya 1,2 kilometer, akan melimpahkan debit air sebanyak 200 meter kubik per detik. Itu jumlah yang normal dan aman untuk dapat masuk ke aliran Sungai Cisadane," ujarnya.

Untuk mewujudkan pembangunan sodetan tersebut, Kementerian PU akan berkomunikasi terlebih dahulu dengan pemerintah untuk Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang. Perwakilan dari dua daerah tersebut tidak datang pada rapat koordinasi Senin siang ini.

Sementara Direktur Jenderal Sumber Daya Air di Kementerian Pekerjaan Umum Muhammad Hasan mengatakan, secara umum ada dua proyek penanggulangan banjir yang diputuskan dalam rapat tersebut.

Rapat menyepakati pembuatan Waduk Ciawi di Bogor dan Waduk Sukamahi di Depok. Rapat juga memutuskan untuk menghidupkan lagi ide proyek sodetan Ciliwung-Cisadane.

"Pembangunan infrastruktur untuk penanggulangan banjir harus dipercepat," katanya


BERITA TERKAIT